DAMPAK POLUSI UDARA TERHADAP PARIWISATA

Hasil gambar untuk industri pariwisata

halo perkenalkan nama saya I Dewa Made Adimas Nata Rudiarta Suadi, saya berasal dari kelompok Dayak no absen 29 Industri pariwisata sangat peka terhadap keamanan (security) dan kenyamanan (compfortably). Dalam melakukan perjalan wisata tidak satu pun wisatawan yang mau mengambil resiko terhadap keamanan dan kenyamanannya  dalam perjalanan yang dilakukannya. Hal ini harus menjadi perhatian bagi pemerintah dan para pelaku usaha pariwisata agar selalu mengutamakan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan yang akan berkunjung ke destinasi wisata.

Polusi udara yang parah kerap menjadi kendala dalam upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Bahka ada  beberapa agent perjalanan wisata  terpaksa melakukan pembatalan kunjungan wisata karena masalah polusi udara yang buruk.

Hasil gambar untuk polusi udara industri

Polusi udara merupakan suatu kondisi dimana udara yang ada di sekitar kita telah dicemari oleh bahan-bahan kimia, atau zat partikel yang bersifat negative, atau bahan biologis lainnya yang bersifat membahayakan manusia maupun mahkluk hidup lainnya. Poulusi udara atau pencemaran udara ini seringkali mengakibatkan berbagai macam dampak yang merugikan, tidak hanya bagi manusia saja, bahkan juga bagi mahkluk hidup lainnya di muka bumi ini.

Polusi udara ada yang disebabkan oleh aktivitas manusia sehari-hari misalnya aktivitas merokok, asap kendaraan,  aktivitas industri dari pabrik-pabrik dan letusan gunung berapi. Rokok merupakan salah satu produk yang menggunakan bahan dasar tembakau yang sangat disukai oleh masyarakat laki-laki di Indonesia. Banyak sekali kaum pria di Indonesia yang menghisap rokok tanpa memikirkan resiko yang akan terjadi dimasa yang akan datang. Meskipun pemerintah dan produsen rokok telah mengingatkan akan bahaya rokok bagi kesehatan.   Asap rokok yang dihisap mengandung  banyak sekali gas beracun yang sangat membahayakan kesehatan. Dapat kita banyangkan  jika jutaan orang setiap hari memproduksi asap rokok, maka hal ini akan sangat mudah menimbulkan polusi udara yang sangat membahayakan bagi kesehatan.

Hasil gambar untuk pembangkitan listrik

Pembangkit listrik konvensional yang menggunakan bahan batu bara, gas, maupun minyak untuk menghasilkan energi listrik juga berpotensi menghasilkan polusi udara yang membahayakan kesehatan umat manusia. Gas-gas berbahaya seperti: sulfur dioksida, nitrogen dioksida, serta partikulat, selain menyebabkan timbulnya polusi udara, gas-gas berbahaya ini juga dapat menyebabkan timbulnya pemanasan global.

Selain disebabkan oleh faktor manusia polusi udara bias juga disebabkan oleh  faktor alam.  Faktor alam  yang dapat menyebabkan terjadinya polusi udara adalah meletusnya  gunung berapi. Indonesia dari sisi geografis berada pada posisi lempeng yang banyak memiliki gunung berapi. Gunung berapi yang ada di Indonesia banyak sekali yang masih aktif dan beberapa di antaranya memiliki siklus meletus  yang rutin beberapa tahun sekali. Oleh karena itu tidak menutup kemungkinan letusan gunung berapi yang akan terjadi akan menimbulkan polusi udara. Abu vulkanik yang jatuh ke pemukiman penduduk akan menempel di mana saja sehingga menyebabkan udara menjadi kotor karena abu ini  bias terbang ke mana saja dan kapan saja. Abu vulkanik ini sifat sangat berbahaya karena mengandung beberapa hal seperti : logam timah, tembaga, seng, krom, besi, dan juga silika. Kandungan debu vulkanik ini dapat menyebabkan terjadinya polusi udara, dan sangat berbahaya bagi dunia penerbangan.

Hasil gambar untuk pertambangan

Pertambangan merupakan salah satu sektor penyumbang devisa bagi Negara.  Namun kegiatan pertambagan ini menimbulkan dampak yang sangat buruk bagi lingkungan. Banyak bahan kimia dan juga debu yang dihasilkan dari kegiatan pertambangan yang berpotensi menyebabkan timbulnya polusi udara. Pencemaran yang diakibatkan oleh aktivitas pertambgan ini akan sangat mengganggu  aktivitas masyarakat yang berada di sekitar pertambangan tersebut.

Bencana alam selanjutnya yang juga menyebabkan terjadinya polusi udara adalah kebakaran hutan. Hutan yang terbakar akan menghasilkan asap yang bertebaran ke mana-mana bahkan hingga ke negara tetangga kita Malaysia dan Singapura.   Asap inilah yang menimbulkan polusi udara yang menyebabkan terjadinya gangguan pernafasan, iritasi kulit dan gangguan penglihatan yang membahayakan kesehatan manusia

Hasil gambar untuk timbunan sampah

Timbunan sampah dalam jumlah yang banyak juga dapat menimbulkan terjadinya polusi udara. Tidak hanya bau yang tidak sedap namun juga berbagai macam penyakit seperti gangguan paru-paru dan gangguan kulit akan dapat timbul dari timbunan sampah ini.

Mengingat demikian banyak dampak negatif yang ditimbulkan oleh polusi udara ini maka permasalahan polusi udara harus benar-benar diwaspadai dalam kegiatan promosi pariwisata Bali sebagai destinasi wisata unggulan pada khususnya dan Indonesia pada umumnya. 

Beberapa solusi yang ditawarkan seaai solusi untuk mengatasi polusi udara ini. Beberapa solusi tersebut antara lain:

  1. melakukan penyuluhan kepada masyarakat mengenai pentingnya udara yang bersig dan terbebas dari polusi;
  2. penegakan kembali peraturan atau perundangan-undangan yang terkait dengan lingkungan;
  3. melakukan penyaringan terhadapasap atau limbah asap yang akan dibuang ke udara bebas agar tidak terlalu membahayakan kesehatan bumi. Hal ini harus dilakukan oleh pabrik-pabrik yang banyak menghasilkan limbah asap pabrik;
  4. mengurangi penggunaan bahan bakar fosil sebagai pembangkit listrik atau energy lainnya, karena bahan bakar fosil dapat menghasilkan polutan sehingga dapat berkontribusi menciptakan pencemaran udara;
  5. mengalirkan gas buangan ke dalam ekosistem air laut atau ke dalam laurtan pengikat terlebih dahulu  saat sebelum asap dikeluarkan ke udara bebas dengan tujuan mengurangi potensi terjadinya pencemaran yang dapat merusak dan mebahayakan lingkungan.
  6. Menggunakan peralatan atau bahan-bahan yang ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari;
  7. Mengurangi jumlah kendaraan pribadi dan membiasakan diri menggunakan transportasi umum  atau mulai hidup sehat dengan menggunakan sepeda;
  8. Mengganti bahan bakar kendaraan dengan bahan bakar yang ramah lingkungan, seperti biogas;
  9. Menjaga kelestarian hutan, dengan cara turut serta dalam kegiatan penghijauan dan menghindarkan diri dari orang-orang yang berniat jahat melakukan pembalakan hutan;
  10. Mengembangkan teknologi yang ramah lingkungan;
  11. Ikut serta menjaga kebersihan lingkungan yang ada di sekitar kita dan tidak membiarkan sampah berserakan;
  12. Melakukan pemilhan sampah organik dan non-organik;
  13. Mengolah sampah non-organik  yang masih layak pakai menjadi  barang-barang yang berguna dan menimbun sampah organic agar menjadi pupuk organic;
  14. Mengurangi penggunaan pestisida secara berlebihan karena dapat mencemari lingkungan;
  15. Menumbuhkan kesadaran petani dan pengusaha agrobisnis untuk tidak menggunakan hutan sebagai lahan pertanian atau perkebunan, karena keberadaan hutan sangat dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan paru-paru dunia.

Apabila kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan sudah tumbuh dengan baik, maka permasalahan pencemaran udara akan dapat ditanggulangi, sehingga upaya pemerintah untuk mewujudkan Bali sebagai pulau yang green and clean akan dapat terwujud. Kondisi ini akan menjadi modal utama dalam melakukan promosi pariwisata Bali dalam upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Pulau Bali.

BALI SEBAGAI DESTINASI PARIWISATA YANG SIAP BERSAING PADA ERA GLOBAL

Hasil gambar untuk pulau bali

Pulau Bali yang juga dikenal sebagai Pulau Dewata sudah tidak asing lagi di kalangan para wisatawan domestik maupun mancanegara. Hampir semua wisatawan menginginkan agar bisa berlibur di Pulau yang memiliki seribu pura dan bentangan pasir putih yang sangat indah. Keindahan alamnya didukung keunikan seni dan budayanya menjadi kekuatan magis Pulau Bali sebagai destinasi unggulan kelas dunia.

Hasil gambar untuk nusa dua

Tidak heran apabila banyak daerah lain di nusantara yang melakukan promosi wisata daerahnya melalui Pulau Bali. Bali juga sebagai pintu gerbang pariwisata Indonesia, sehingga semakin banyak maskapai internasional yang melakukan penerbangan langsung ke Bali sebagai destinasi pariwisata dunia. Pada awal tahun 2016 tercatat Maskapai dari China sudah membuka rute pnerbangan langsung ke Denpasar. Sebelumnya tercatat maskapai China, Maskapai Emirates Airlines juga sudah melakukan penerbangan langsung ke Pulau Dewata,  dan selanjutnya menyusul maskapai dari Tionkok yakni Xiamen Airlines juga tercatat telah melakukan penerbangan langsung ke Bali di Tahun 2016.

Bertambahnya maskapai penerbangan asing yang telah membuka rute ke Bali menandakan bahwa Pulau Dewata menjadi magnet tersendiri bagi pelaku bisnis industri penerbangan. Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik Provinsi Bali yang ditulis dalam Harian Tribun Bali (5/7/2019), diketahui bahwa jumlah penerbangan internasional pada bulan Mei 2019 di Bandara I Gusti Ngurah Rai tercatat mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut sebesar 3,73 persen dari sebelumnya pada angka 2.947 unit penerbangan menjadi 3.057 unit penerbangan pada bulan Mei 2019. Dikutip dari Harian Tribun-Bali.Com, Kepala BPS Provinsi Bali Adi Nugroho menjelaskan, “Sejalan dengan meningkatnya jumlah unit penerbangan ternyata juga berbanding lurus dengan keberangkatan jumlah penumpang internasional.” Peningkatan jumlah penumpang yang datang berkunjung ke Pulau Dewata sebesar 6,35 persen jika dibandingkan dengan bulan April 2019 yang tercatat  sebesar 538,053 menjadi 537.692 orang.

Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke Bali harus diimbangi dengan pelayanan yang mengutamakan keamanan dan kenyamanan wisatawan saat menikmati keindahan alam dan keunikan seni budaya Bali yang sudah tersohor ke seluruh penjuru dunia. Keamanan dan kenyamanan ini menjadi mutlak dalam pelayanan, mengingat industri pariwisata adalah salah satu sektor industri yang paling rentan dengan isu yang menyangkut keamanan dan kenyamanan para wisatawan saat berlibur di Bali.

Pulau Bali memiliki berbagai atraksi seni dan budaya yang tidak akan habis-habis untuk dijual kepada wisatawan yang berkunjung ke Bali. Pulau Bali memang memiliki aura religi yang tercermin alam kehidupan sehari-hari masyarakatnya. Oleh karena itu potensi ini bisa dijual kepada wisatawan dalam suatu paket wisata spiritual (spiritual tourism). Dalam paket wisata spiritual ini para wisatawan diajak untuk menelusuri beragam aktivitas yang lebih religius. Beberapa contoh kegiatan yang dapat dikemas dalam paket wisata religi misalnya upacara perayaan keagamaan Hindu, upacara pembakaran mayat (ngaben) festival yoga, meditasi an bebagai ragam tarian khas Bali

.

Hasil gambar untuk yoga

Di samping kegiatan wisata spiritual, di Pulau Bali kini juga sudah dikembangkan wisata olahraga tradisional  (tradisional sport tourism). Wisata olahraga tradisional yang kini dikembangkan adalah wisata olahraga gulat lumpur yang dalam bahasa Bali nya dikenal dengan nama “Mepantigan”. Kegiatan olahraga mepantigan ini, sebelumnya diawali dengan prosesi upacara yang diiringi dengan gambelan. Setelah itu baru dilakukan kegiatan olahraga gulat tradisional “Mepantigan” ini.

Hasil gambar untuk kuta

Kalau cermati secara mendalam Pulau Bali sesungguhnya memiliki segalanya sebagai sebuah kawasan wisata. Pantai Sanur dan Kuta yang terkenal dengan keindahan pasir putihnya, Kuta dan Tanah Lot yang terkenal dengan sunsetnya, daerah Buleleng di Bali Utara yang terkenal dengan wisata religinya, Kabupaten Gianyar yang terkenal dengan alam pedesaan dan teras sering yang sangat indah serta produk seni ukir dan kerajinan perak, wisata alam pedesaan di Jatiluwih Tabanan.

Untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan mengurangi kepadatan lalu lintas di Bali Selatan. Pembangunan akomodasi pariwisata hendaknya dilakukan pemerataan dan tidak hanya terpusat di Bali Selatan saja. Bali Utara, Bali Barat dan Bali Timur perlu dibangun secara bersama sama dengan melibatkan seluruh stakeholder pariwisata.

Hasil gambar untuk pemerataan bangunan

Tidak hanya pemerataan pembangunan akomodasi pariwisata saja yang harus mendapat perhatian, tetapi akses dan fasilitas pendukung (amenitas) pariwisata yang ada di masing-masing daya tarik wisata harus benar-benar mendapat perhatian dari pemerintah dan seluruh stakeholder pariwisata. Persaingan dalam promosi pariwisata di era global berlangsung semakin ketat. Semua negara berupaya degan semaksimal mungkin mempromosikan destinasi wisata unggulan yang ada di negaranya. Dengan dukungan teknologi yang berkembangn dengan demikian cepatnya, maka kita tentu tidak boleh lengah dalam hal promosi ini. Dengan terus berinovasi, menjaga keunikan tradisi budaya warisan leluhur, didukung dengan strategi pemasaran menggunakan media digital, maka Bali akan siap bersaing dalam menghadapi era persaingan

Travel Digital in Millenial Era

Halo teman teman perkenalkan nama saya I Dewa Made Adimas Nata Rudiarta Suadi, saya berasal dari kelompok Dayak no absen 29. saya hari ini akan menjelaskan tentang travel digital in millenial era. Para Millenials -atau dikenal juga sebagai Generasi Y- adalah anak-anak muda yang lahir setelah periode tahun 1980. Generasi Millenial ini tumbuh dikelilingi berbagai teknologi maju di mana semua hal tentang traveling berada dalam ‘genggaman’ mereka

Millenial selalu berkaitan dengan teknologi dan menjadi sorot utama pada saat ini, baik di media maupun di masyarakat. Disebut berkaitan dengan teknologi karena generasi ini open minded terhadap teknologi. Peran generasi millenial ini sangat besar di era digital, dengan kecanggihan smartphone mereka sudah bisa membuat berbagai konten dan bisa mengakses apa saja dengan mudah. Dengan ide-ide kreatif, mereka bisa memulai karirnya menjadi content creator, youtuber, dan juga membuka onlineshop. Sering kali banyak dari mereka yang sukses berkat kemajuan teknologi saat ini.

Berbicara mengenai kemajuan teknologi, Di era millenial ini majalah sudah bisa berbasis online atau yang biasa disebut dengan “Online Magazine” majalah ini tidak menggunakan bahan kertas melainkan dalam bentuk file yang dapat di akses dengan mudah oleh masyarakat melalui internet.

Dalam penggunaan teknologi kita juga harus bisa memilih dan memilah konten yang benar. Namun masih sering kita jumpai masih banyak orang yang menyalah gunakan penggunaan teknologi. Misalnya dengan mengakses konten yang tidak benar yang bisa berdampak buruk tidak hanya pada dirinya melainkan bisa merugikan orang lain. Oleh karena itu sebagai generasi bangsa yang cerdas kita harus bisa memanfaatkan kemajuan teknologi dengan baik dan mengembangkan ide-ide kreatif dengan kemudahan teknologi yang ada.

Pelaku bisnis pariwisata Indonesia perlu segera mengantisipasi perubahan model bisnis pariwisata di era digital atau Millennial Tourism. Pasalnya, pasar dunia akan didominasi kelompok wisatawan generasi millennial yang rata-rata berusia muda antara 18 tahun hingga 34 tahun atau lebih dikenal dengan generasi Y.

“Para Millennial travellers ini memiliki kesenangan untuk berpetualang atau travelling, namun mereka lebih suka menggunakan jasa perjalanan wisata yang berbasis aplikasi, bukan lagi konvensional. Karenanya pelaku bisnis pariwisata Indonesia perlu mengantisipasi dengan perubahan ini,”

Perubahan ini, menjadi salah satu tantangan besar bagi pelaku bisnis pariwisata di Tanah Air untuk segera menyesuaikan model bisnis sesuai dengan tuntutan pasar. Jika tidak, jelas akan tertinggal apalagi saat ini era digital sehingga semua dilakukan secara digital yang butuh kecepatan, kelengkapan data dan informasi, praktis serta mudah

Menghadapi situasi itu Kemenpar menggelar Focus Group Discusstion (FGD) Millennial Tourism. “Dalam FGD ini membahas sejumlah persoalan berupa peluang dan tantangan berupa perubahan model bisnis pariwisata di era Millennial Tourism. kemudian dipetakan dan menjadi semacam framework,” paparnya.

Selain itu dalam FGD ini, akan mendapatkan pemahaman tentang Millennial Tourism, bagaimana trend Millennial Tourism dan ekonomi digital pariwisata serta faktor apa yang menjadi kunci sukses dalam mengadapi perubahan bisnis di era digital Minimnya pengalaman tidak mengurungkan niat kaum Millennial untuk mengaktualisasi diri. Ini yang membedakan generasi sebelumnya yang sudah berpengalaman dan lebih menyenangi aktivitas rutinitas yang sudah jelas.

Dengan kata lain pariwisata kita harus berkembang mengikuti jaman jika ingin bersaing di jaman globalisasi. kesuksesan industri pariwisata tidak hanya di service nya saja tetapi pemasaran juga berperan penting untuk memikat wisatawan wisatawan asing yang menyukai traveling. Dengan adanya era digital membuat pemasaran lebih gampang dan lebih luas

Villa

Image result for villa  bali

Hello everyone my name is I Dewa Made Adimas Nata Rudiarta Suadi, I’m from Dayak Group number 29 today i want to share my expectation with you guyss….. if want to have business what would it be ??? i think would choose property such as villa because for me villa is a great business in Bali many tourist searching for the best villa in town to find the best view.

not only it making more money but it also makes me satisfied because my customer happiness is my happiness

Success is the ultimate goal of everyone. Including those who work as entrepreneurs. Various stories about entrepreneurs whose businesses are built from scratch and develop into a large business are often heard.

To build a business, good and detailed planning and organizational skills are needed. Well, for those of you who have plans to do business, this is 4 easy steps to start a business that you can cheat on:

1. Start Regulating Yourself

Image result for mendevelop diri sendiri

To be a successful entrepreneur, the basic thing you must have is your self-regulating ability. Because without this ability, you will have difficulty managing your business. Conversely, if you can manage yourself, the ease of success in your business will open.

In addition, if you encounter a problem, this skill will be very useful. It’s a good idea to learn to make a priority list of your daily activities so that it’s easier to manage yourself.

2. Focus and Master Your Business

Image result for success

With the development of industry on all fronts, now everything can be made a business opportunity. With so many open business opportunities that can make people confused to choose which business to develop. Many of the beginner businessmen then take all the business opportunities so they don’t have focus. By focusing on one business, this will increase your chances of success because you have plenty of time to learn and master your business.

3. Determine Interesting Business Concepts

Image result for conference

When starting a business, not a few of you will need capital. Well, to get capital, you need investors who will invest in your business. However, before holding a meeting with them, you should make a business concept that is interesting and different from the business that already exists. Make plans as detailed as possible and show that your business will benefit investors. If your concept is interesting and different, rest assured that investors will work with you.

4. Make Every Problem as Learning

Image result for failure

If your business has run and faced a problem, don’t worry, record the error for your evaluation and make learning. For example, if there is a transaction error, record the errors and the note will help you find out how the financial condition and the possibilities and challenges that will be faced next. Remember, small mistakes can be great learning for you.

Introduce Yourself (Example Post)

This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.

You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.

Why do this?

  • Because it gives new readers context. What are you about? Why should they read your blog?
  • Because it will help you focus you own ideas about your blog and what you’d like to do with it.

The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.

To help you get started, here are a few questions:

  • Why are you blogging publicly, rather than keeping a personal journal?
  • What topics do you think you’ll write about?
  • Who would you love to connect with via your blog?
  • If you blog successfully throughout the next year, what would you hope to have accomplished?

You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.

Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.

When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.

Design a site like this with WordPress.com
Get started